Are You Afraid of Failure?
Kegagalan adalah tangga untuk menjadi sukses. Ketika kita mengalami kegagalan, maka kita akan mendapatkan pengalaman yang lebih, sehingga kita bisa memperbaiki kesalahan dilain waktu. Sebuah kegagalan bukanlah hal yang harus dipermasalahkan, tetapi yang menjadi masalahnya adalah diri kita sendiri, bagaimana cara kita menyikapi suatu kegagalan, apakah dalam kegagalan itu kita akan bangkit atau menyerah dan tidak mau mencoba berusaha lagi. Jadi apa yang kalian takutkan dari kegagalan? Terkadang rasa takut itulah yang membuat kita gagal.
Kita pasti pernah merasakan keadaan ketika kita dirundung rasa takut gagal, entah itu dalam kompetisi atau yang lainnya. Sebenarnya takut gagal adalah hal yang manusiawi, karena kita sebagai manusia memiliki kemampuan dengan batas tertentu, dan setiap orang pasti mempunyai ketakutan masing-masing, yang membedakan hanyalah cara penyikapan kita.
Penyebab kegagalan sebenarnya ada banyak, seperti faktor kemampuan kita, usaha yang kurang maksimal, fikiran-fikiran negatif, atau bahkan takut untuk menjadi berbeda.
Yang pertama adalah kemampuan kita. Semua orang pasti mampu jika dia belajar dan mengasah kemampuannya dengan sungguh-sungguh. Tidak ada orang yang bodoh di dunia ini, yang ada hanya orang malas belajar, dan lebih memilih mengikuti alur takdirnya.
Berikutnya adalah usaha yang kurang maksimal, dalam penyebab ini permasalahannya hampir sama dengan yang pertama, yaitu karena kemalasan yang sudah menjadi budaya hidupnya.
Berikutnya adalah usaha yang kurang maksimal, dalam penyebab ini permasalahannya hampir sama dengan yang pertama, yaitu karena kemalasan yang sudah menjadi budaya hidupnya.
Pikiran negatif. Rasa pesimis, takut, dan khawatir atas apa yang akan terjadijustru menjadi sebab dari kegagalan itu sendiri. Tak sedikit orang yang ragu untuk bertindak karena terlalu mengkhawatirkan resiko yang mungkin didapat. Mereka juga terlalu persimis dan tidak mempercayai dirinya sendiri, tidak yakin kalau bisa melakukannya.
Dan yang terkahir yaitu takut untuk berbeda, ketakutan ini biasanya disebabkan rendahnya kepercayaan diri seseorang, dan juga terlalu bergantung kepada orang lain. Coba kalian pikirkan, apa salahnya untuk menjadi berbeda demi kesuksesan? Apakah kalian takut mendapatkan cemoohan orang-orang karena berbeda dengan yang lain? Lakukanlah hal yan kalian anggap benar dan tepat, karena kalian-lah yang paling mengetahui tentang diri kalian sendiri. Orang lain bebas untuk berspekulasi tentang penampilan kita, tetapi tetap saja kita yang berkuasa penuh atas diri kita sendiri. So, just do it, be yourself, and also love yourself. Don't listen to what other people say!
Agar kita tidak mengalami kegagalan kembali, kita bisa menerapkan beberapa cara untuk mengatasi kegagalan yang kita dapat.
Identifikasi penyebabnya. Gali dan kenali ketakutan terbesarmu untuk melangkah maju. Cobalah untuk mencari solusinya, baik kamu lakukan sendiri atau minta bantuan orang yang kamu percayai.
Kedua kita harus fokus pada tujuan, Kalau kamu merasa takut gagal, kembali fokus pada tujuanmu. Keinginanmu mencapai sesuatu akan memotivasimu untuk tetap berjalan, tak peduli berjalan lambat dan menemui kegagalan.
Kedua kita harus fokus pada tujuan, Kalau kamu merasa takut gagal, kembali fokus pada tujuanmu. Keinginanmu mencapai sesuatu akan memotivasimu untuk tetap berjalan, tak peduli berjalan lambat dan menemui kegagalan.
Denga bercerita. Ceritakan rasa gelisah dan takut yang kalian rasakan kepada orang yang kalian percaya untuk merasa lebih tenang. Mintalah pendapat dan juga solusi kepada mereka sebagai pilihan untuk mengambil keputusan. Jangan memendam semuanya sendiri jika kalian sudah berada pada titik terendah di kehidupan. Jika memang kalian tidak mempunyai seorangpun yang kalian percaya untuk bercerita, maka berceritalah kepada tuhan, berkeluh kesahlah pada-nya. Karena hanya kepadanya lah kita berdoa dan berharap.
Yang terakhir jangan pernah mengatakan tidak bisa. Don't say I can't do it. Percaya atau tidak, pikiran dan perkataan akan tertanam menjadi kebiasaan dan hasil yang kamu dapatkan. Kembali lagi, keyakinan positif akan berbuah manis, begitu pula sebaliknya. Dan yang paling penting adalah percayalah dengan kemampuanmu sendiri, jangan pernah bergantung pada orang lain.
Sebenarnya gagal merupakan bagian dari cost of success, yaitu biaya untuk mencapai sukses. Tetapi banyak yang mengatakan bahwa orang yang gagal adalah pecundang. Gagal itu tidaklah sama dengan menjadi pecundang. Seseorang bisa saja sering gagal namun tetap bukan seorang pecundang. Seorang pecundang justru adalah mereka yang kabur duluan sebelum mencoba karena takut gagal. Gagal tidaklah memalukan seperti yang dikira semua orang. Berbuat salah tidaklah lebih daripada bergabung dengan umat manusia lainnya. Tidak ada manusia yang tidak pernah gagal.
And you have to remember this word, 'The Winners never Quit and The Quitters never Win', pemenang tidak pernah menyerah dan orang yang menyerah tidak pernah menang. Seseorang yang tidak pernah menyerah akan menjadi pemenangnya, dan seseorang yang menyerah tidak akan pernah bisa menjadi pemenang.
Jadi, jangan berlebihan takut kepada kegagalan. Gagal bukanlah suatu yang harus kita takuti. Di dunia ini tidak ada orang yang tidak pernah gagal untuk mencapai kemauannya. Bahkan tokoh-tokoh terkenal di duniapun pernah mengalami kegagalan. Seperti halnya Bill Gates, sebelum sukses mendirikan Microsoft, dia juga pernah gagal dalam membangun sebuah bisnis dan mengalami kerugian USD 3.494 atau setara dengan Rp. 53 juta.
Oleh karena itu, kegagalan adalah hal yang biasa terjadi di kehidupan kita. Gagal sudah termasuk siklus ujian di hidup kita. Jika gagal maka cobalah lagi, dan berulang-ulang lagi. Jangan pernah lelah untuk mencoba. Keep spirit and never give up!
Author : Nadilah Salsabilah
Daftar Pustaka
https://arryrahmawan.net/9-makna-penting-di-balik-kegagalan/
https://www.topkarir.com/article/detail/5-tips-atasi-rasa-takut-gagal
https://www.google.com/amp/s/www.simulasikredit.com/amp/inilah-penyebab-orang-mengalami-kegagalan-dalam-hidup/
Komentar
Posting Komentar